Tobat dan Tingkatannya

02 Jun 2021, 00:49:23 WIB Terkini
Tobat dan Tingkatannya

OPINI(02/06/2021) Syekh Sayyidi Abd Al-Wahab Asy-Sya’rani dalam karyanya al-Minah as-Saniyah membagi tobat menjadi dua; Tobat terbagi menjadi dua tahapan, tahap permulaan dan akhir. Pertama, tobat permulaan, yaitu tobat dari dosa-dosa besar, dosa kecil, perkara-perkara yang makruh (dibenci), menyelisihi hal yang lebih utama, melihat pada hal-hal kesenangan (dunia), anggapan bahwa dirinya adalah seorang yang paling fakir, anggapan bahwa dirinya telah benar-benar bertobat, dan tobat dari segala gerak hati kepada selain ridha Allah.

Kedua, tobat tahap akhir, yaitu tobat dari lalai terhadap Allah walau dalam sekejap.

             Jika dicermati, kedua jenis tobat tersebut di atas merupakan tahapan tobat yang semestinya dijalankan bagi siapa saja yang sedang menempuh jalan tobat. Diawali tobat dari dosa besar, dosa kecil, meninggalkan perkara yang dihukumi makruh, meninggalkan hal-hal yang tidak mengandung keutamaan, meninggalkan hal yang dapat menyebabkan cinta dunia, meninggalkan anggapan merasa paling menderita di dunia, meninggalkan anggapan bahwa dirinya merupakan orang yang benar-benar telah bertobat dan menghindari segala keinginan hati terhadap sesuatu yang tidak diridhai Allah. Tobat yang kedua, adalah tobat dari melalaikan Allah. Bagi orang-orang yang sudah mencapai tingkatan makrifat kepada Allah, melupakan-Nya adalah kemaksiatan.

Baca Lainnya :

                 Sebuah ungkapan sufi mengatakan, “Hukum untuk kalian adalah wudhu yang dilakukan setiap kali masuk kamar mandi, sedangkan hukum untukku adalah kewajiban berwudhu setiap kali melupakan Allah” (Robert Frager, Psikologi Sufi, Jakarta: Zaman, hal. 238). Di antara syarat sah tobat adalah 1. Menyesali segala perbuatan dosa yang telah dilakukannya. 2. Bertekad untuk tidak mengulangi perbuatan dosanya lagi. 3. Berhenti melakukan dosa. 4. Bebas dari segala hak-hak adamiy (tanggung jawab yang belum selesai dengan orang lain).